Halo semua rekan yang tertarik dengan kesehatan kulit, semoga artikelnya berguna... Ditunggu selalu komentar dan inputnya... Khusus untuk intermezzo, adalah pengalaman unik selama praktek yang menurut saya cukup menarik untuk dishare... Happy reading...

Tuesday, October 13, 2009

Jangan sepelekan jerawat

Rasa-rasanya hampir semua orang mengetahui, bahkan pernah mengalami kelainan kulit satu ini. Tidaklah mengherankan karena jerawat adalah kelainan kulit yang paling banyak, dapat menyerang siapa saja. Namun apakah pengetahuan kita tentang jerawat sudah memadai? Semoga tulisan berikut memperkaya pengetahuan kita.


Jerawat, juga lazim disebut akne merupakan kelainan kulit yang bersumber pada kelenjar minyak (unit pilosebasea). Jerawat tidak hanya terjadi pada wajah, tetapi juga pada lokasi dengan kepadatan kelenjar minyak yang tinggi, yaitu dada, punggung dan bahu. Meskipun tidak berbahaya, namun jerawat sering menimbulkan dampak psikologis mengganggu, antara lain rasa malu, rendah diri, kekuatiran akan dicemooh teman sebaya. Dampak psikologis tidak hanya muncul saat fase aktif, tetapi dapat terus berlanjut bila terdapat bekas jerawat, terutama lubang-lubang (skar). Karena itu jerawat jangan disepelekan.

Jerawat mengenai laki-laki dan perempuan. Pada laki-laki umumnya jerawat lebih parah, tetapi lebih banyak perempuan mencari pengobatan. Jerawat menyerang segala usia, namun pengaruh hormonal membuat jerawat lebih umum menyerang usia muda (terutama remaja). Pada sebagian orang, jerawat bertahan sampai usia 30-50 tahun. Terkadang jerawat derajat ringan dijumpai pada bayi baru lahir, akibat pengaruh hormon sang ibu.

Tingkat keparahan jerawat dapat bervariasi, disertai peradangan atau tidak. Jerawat ringan (tanpa peradangan) ditandai dengan komedo terbuka (blackhead; open comedones) dan tertutup (closed comedones). Pada jerawat dengan peradangan dijumpai penonjolan kulit kemerahan, dapat disertai nanah, yang terberat sampai membentuk kista jerawat. Umum terjadi adalah bentuk campuran, kedua bentuk jerawat ditemukan bersamaan pada seorang pasien. Seringkali pula pada pasien yang sama dijumpai bekas jerawat, baik skar ataupun kemerahan. Bisa disertai keluhan subyektif misalnya nyeri dan gatal.

Bagaimana jerawat terbentuk?

Pembentukan jerawat diawali dengan sumbatan pada saluran pengeluaran kelenjar minyak. Sumbatan disebabkan oleh beberapa hal yaitu:

  1. Meningkatnya produksi minyak (sebum)

Pada pasien jerawat, ukuran kelenjar minyak cenderung besar, dengan produksi minyak ebih banyak. Pengaruh hormon androgen sangat berperan, maka jerawat kerap muncul pada pubertas. Pada anak perempuan, jerawat sering mendahului menstruasi pertama.

  1. Proses pergantian kulit tidak normal

Lapisan kulit menjadi lebih tebal, disertai gangguan proses pelepasan kulit mati. Tidak diketahui penyebab pasti hal tersebut.


  1. Peradangan akibat infeksi bakteri Propionibacterium acnes

Bakteri ini ditemukan dalam saluran kelenjar minyak yang kemudian merangsang proses peradangan.

Tindakan mempercantik diri, misalnya menggunakan alas bedak terlalu tebal, juga mengakibatkan sumbatan, akhirnya memicu jerawat. Faktor-faktor lain yang berperan adalah konsumsi jenis obat-obatan tertentu, stres, exercise dan keturunan.

Pengaruh makanan masih kontroversial, tidak didukung data konkrit. Dikatakan makanan berlemak menyebabkan obesitas, bukan jerawat. Pada prakteknya, pasien dipersilahkan tetap mengkonsumsi makanan yang diyakini tidak memicu jerawat. Sebaliknya, menghindari jenis makanan yang diperkirakan merangsang jerawat.

Pengobatan jerawat

Pasien seringkali berusaha mengobati diri sendiri dengan obat bebas terlebih dahulu. Hal ini jarang berhasil baik karena obat bebas umumnya hanya mempengaruh salah satu faktor, jadi kurang maksimal.

Terapi terbaik adalah terapi kombinasi untuk mengatasi berbagai faktor penyebab jerawat, terdiri atas obat minum dan obat oles. Umumnya yang diberikan adalah antibiotik, benzoil peroksida, retinoid topikal, isotretinoin oral, azelaic acid atau bahkan terapi hormon. Pengobatan sebaiknya dimulai secara dini terutama pada pasien dengan risiko skar. Pengobatan jerawat bukan pengobatan instant, diberikan jangka panjang, mengingat kekambuhan cukup tinggi, mencapai 30%.


Yang perlu dihindari adalah penggunaan kosmetik berlebihan dan memencet-mencet jerawat. Pengeluaran jerawat secara paksa menyebabkan peradangan bertambah sehingga risiko skar lebih besar.

Nah, bila anda berjerawat, segera kunjungi dokter spesialis kulit anda dan dapatkan kulit mulus bebas jerawat. Selamat berobat!

Sumber:

  1. Management of Acne. A report from a Global Alliance to improve outcomes in acne. Am J Dermatol 2003; 49(1): S1-37.

  2. Habif TP, Quitadamo MJ, Campbell JL, Zug KA. Skin Disease: diagnosis and treatment. Mosby, Inc.


19 comments:

  1. dok,
    saya sarah. saya mau tanya, sebenarnya cara kerja antibiotik dalam pengobatan jerawat seperti apa ya? saya diberikan obat minum untuk satu bulan. tapi katanya harus dihabiskan karena anti biotik. selama 2 minggu ini jerawat saya memang berkurang. yang ingin saya tanyakan adalah apakah setelah satu bulan jerawat tidak akan muncul lagi ataukah ada kemungkinan untuk tmbul lagi? apakah jadinya saya akan ketergntungan terhadap antibiotik? mohon pencerahannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Sarah...teori terakhir mengatakan ada peranan bakter P.acnes pada kejadian jerawat...makanya dikasih antibiotik...selain itu beberapa antibiotik golongan tetrasiklin punya fungsi antiradang... Pengobatan jerawat perlu waktu panjang ya.... 3-6 bulan...gak ada yang instan...kamu baca dulu dech artikel saya tentang ketergantungan obat

      Delete
  2. Halo dok saya nabila 18tahun. Mau tanya apa kah aman pemakain tretinoin untuk umur seperti saya?
    Saya sudah pake tretinoin 2 bulan terakhir tp tdk rutin dok.
    Tretinoin bisa di pakai untuk pemakaian jangka panjang gak dok?
    Makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh Aja... Tapi pilih yg konsentrasi paling kecil ya... Bila terlalu merah Dan mengelupas, bisa di coba 2-3x perminggu

      Delete
  3. Nabila 18thn
    Makasih jwban'y dok
    Mau nanya lagi, hehe maap
    Kpn Pemakaian treti ini bisa di hentikan dok?
    Apa kalau saya hentikan jerawat saya bklan kembali kayak dulu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak perlu dihentikan juga gapapa kok... Khan punya fungsi ngilangin bekas Dan peremajaan juga

      Delete
  4. Nabila 18thn
    Makasih jwban'y dok :)

    ReplyDelete
  5. Dok, saya Retha 25 thn asal Surabaya
    Saya mau tanya ttg kondisi kulit saya :
    1. Dulu kulit saya cenderung kering, sekarang kulit saya kok jadi berminyak dan berjerawat, terutama di daerah jidat spt beruntusan kecil2. Apa jenis kulit seseorg bisa berubah ya dok?
    2. Saat ini sy menggunakan tretinoin 0,025% dg cetaphil sbg sabun dan viva lemon sbg cleanser, kalau siang pakai sunblock spf 33 dan loose powder ristra. Dikombine dg natur-e 1 kali sehari. Apa ada yg perlu ditambahkan untuk perawatan rutinitas sy ini dok? karena beruntusan di jidat susah sekali hilangnya.
    3. Selama pemakaian tretinoin apa boleh melakukan facial? karena beruntusan di jidat td itu sering mengering dan mengeluarkan spt komedo/jerawat kering.

    Thanks a lot Dok , jawabannya saya tunggu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Basic kulit gak berubah sih...tapi krn awal kering, banyak pake pelembab bisa jadi Rasanya terlalu berminyak... Dahinya coba ditambahkan obat jerawat ya... Facial boleh Aja.... Gak usah keseringan, liat kebutuhan.... Klo lagi banyak Komedo boleh Aja...

      Delete
    2. Halo dok, ini sy mau tny lagi :)
      Sabtu kemarin sy dikauter di pas titik2 bruntusannya itu dok (saran dokter kulit sy). Skg ini proses pengeringan lukanya, kan pengobatannya tiap 3 jam sekali, nah saat sy cuci muka/pengaplikasian obat, luka2 yg kering kan banyak yg lepas, nah kulit keringnya itu lepas dengan komedonya dok. Apakah ini normal? sy takut nanti tumbuh komedonya lg dok. Nanti bekas2 kauter apa bisa disembukan scr pakai krim biasa atau dg treatment tertentu?
      Thanks Dok :)

      Salam, Retha

      Delete
    3. Perlu ditanyakan dahulu apakah kondisi kamu itu millium? Yg dikauter biasanya millium, bukan Komedo.... Dengan krim Perawatan biasanya bekas bisa hilang kok..

      Delete
  6. Dok aku ekhy 19tahun
    Aku udah pake vitacid 0.25 udah 3 bulan tp perubahan di muka belum ada dok, apa saya perlu menaikkan kadarnya menjadi 0.5 dok?
    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perubahan apa yg kamu maksud ya? Boleh Aja coba ditingkatkan...

      Delete
  7. Dok, saya santi 22 tahun.
    Saat ini saya sudah 1,5 bulan memakai krim dr dokter (SPKK) untuk penyembuhan jerawat. tp kenapa jerawat masih sering keluar ya dok? dulu jerawat saya adalah jerawat batu, tp sekarang yg keluar jerawat kecil2 dan bernanah. Apakah itu tidak cocok atau memang prosesnya seperti itu? terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah susah jawabnya klo gak tau isi krimnya.... Klo Ada tretinoin mungkin keluar jerawat kecil kecil dulu

      Delete
  8. Nyimas Elsa Novita, 28 tahun, Jakarta
    Dok kulit saya berjerawat parah, jerawat besar, merah, bernanah dan banyak. Hingga menyebabkan sakit nyut2 dan perih. Sebelumnya kulit wajah saya hny berkomedo, berminyak dan jerawat 1-2 saja itu pun kecil tidak bernanah. Hingga sy ke klinik kecantikan, trus sy mencoba facial micro dan jadilah wajah sy hancur. Sy diberi cream SYS untuk pagi dan differin serta acne 4 untuk malam serta krim totol berwarna kuning. Tapi tdk berhasil pdhal sdh dibantu dgn obat yg diminum. Sy stress Dok. Sy harus bgmana. Klo sy balik konsul ke klinik itu sy hanya akan disuruh tebus cream lagi. Smentara dokternya tidak mnyarankan treatment apapun selain facial acne.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah saya sulit komentar krn tidak tahu isi krim yang diberikan dokter kamu... Anjuran saya stop facial terutama saat jerawat besar2 Dan berobat ke dokter lain ya....

      Delete
  9. Malam dok....saya nike umur 26th.Saya mempunyai masalah dengan kulit wajah yg berjerawat,sensitif dan berminyak.dahulu saya pernah memakai perawatan dgn cream yg dijual bebas.selama saya memakai produk tersebut tdk ada masalah,cuma sesekali ada jerawat dipipi kiri dan dagu,tapi akhirnya saya berhenti dengan cream tersebut karena asal usulnya tdk jelas jadi takut dok...setelah itu saya coba perawatan di klinik estetika.diberi crem2 dan di peeling,facial jerawat.tetapi jerawat semakin menjadi.akhirnya berhenti dok...akhirnya saya coba produk dari shiseido yg skincare.tapi juga tdk cocok..sekarang saya baru coba perawatan di erha cabang jogja,dan diberi perawatan untuk pagi toner erha3,amg3,af1.untuk malamnya aft,ast (ditotol bagian jerawat).apa cream2 tersebut sudah sesuai dok?sebetulnya ingin sekali menjadi pasien ibu dokter....sayanya jauh......:).terimakasih dok....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sesuai atau tidak yang lebih jelas adalah dokter yg memeriksa langsung kulit kamu ya... Ikutin saja dulu Perawatan yg diberikan Dari erha Jogjakarta ya...

      Delete

Sebutkan nama terlebih dahulu, bila ingin mendapatkan respons...thank you.. Tanpa nama akan langsung saya hapus ya......

Note: Only a member of this blog may post a comment.