Halo semua rekan yang tertarik dengan kesehatan kulit, semoga artikelnya berguna... Ditunggu selalu komentar dan inputnya... Khusus untuk intermezzo, adalah pengalaman unik selama praktek yang menurut saya cukup menarik untuk dishare... Happy reading...

Saturday, February 6, 2010

Pakai kondom...please...

Rasanya kampanye pemakaian kondom sudah pernah digencarkan.... tapi ada sebagian pihak berkeberatan dengan kampanye tersebut. Mereka yang berkeberatan mengajukan alasan kampanye kondom seakan-akan melegalisir seks bebas. Saya sebagai praktisi kesehatan tidak akan membicarakan tentang segi moralitas kampanye kondom...Saya akan sedikit menyinggung pengalaman praktek menghadapi pasien dengan penyakit menular seksual.... yang umumnya sering ditularkan akibat hubungan seksual tanpa kondom.

Cukup banyak pasien (umumnya perempuan) yang datang dengan keluhan benjolan-benjolan kecil di bibir kemaluan, lecet di kemaluan yang sangat menyiksa, ataupun keputihan yang sangat mengganggu. Patut disayangkan, sebagian dari mereka ternyata belum terikat dalam pernikahan.

Saya tidak akan membicarakan masalah moral, ataupun masalah dosa akibat hubungan seksual pranikah.... bukan karena saya tidak peduli tentang moral dan dosa.... tapi karena saya menganggap diri saya tidak mempunyai kapabilitas yang memadai untuk berbicara tentang hal tersebut.

Saat saya mendengar keluhan pasien dengan kelainan yang mungkin terkait hubungan seksual, selalu saya tanyakan apakah memakai 'pengaman' atau kondom saat berhubungan? Sayangnya, sebagian besar jawaban adalah tidak....

Kondom tidak hanya berguna untuk mencegah kehamilan.... tapi juga berguna untuk mencegah penyakit menular seksual. Banyak pasangan muda yang sedang berpacaran tidak takut dengan kehamilan karena ada sebagian yang menkonsumsi pil KB. Jadi saat berhubungan, mereka berpikir "sudah aman nih".... Tapi, harap diingat, pil KB tidak mencegah penyakit menular seksual...

Banyak pasien perempuan yang mungkin berpikir pasangannya 'bersih' sehingga merasa aman tanpa pakai kondom.... sangat disayangkan.... Menurut pikiran saya, bila sang pacar begitu 'ngebet' mengajak berhubungan suami istri,... maka harus dicurigai sang pacar tidak dapat/sulit menahan gairah seksualnya. Jadi, si perempuan sebaiknya patut waspada, mungkin pasangannya pernah juga berhubungan dengan pacar sebelumnya, atau mungkin mencarinya di luaran.

Tentu saja hal tersebut tidak hanya terjadi pada pasien perempuan. Ada juga pasien laki-laki yang 'ketakutan' setelah berhubungan dengan pacarnya, karena kemudian muncul penyakit menular seksual pada dirinya....

Memang sebaiknya hindari hubungan seksual pranikah... namun bila libido demikian bergejolak, tanpa dapat ditahan, cobalah selalu ingat menggunakan kondom.... Ingatlah beberapa penyakit menular seksual memiliki angka kekambuhan yang tinggi, sehingga sulit diobati sampai tuntas. Jadi, kondom please....

Lain halnya jika ada suami yang tak setia, kemudian terkena penyakit... saya selalu menekankan untuk abstinensia (puasa dari hubungan seksual) saja. Karena bila tiba-tiba dia memaksa pakai kondom saat berhubungan dengan istrinya.... wah, pasti curiga istrinya, sehingga terjadi keributan karena bungkus karet itu... Ketidaksetiaan memang duri dalam perkawinan... tapi buat saya keutuhan rumah tangga tetap nomor satu...

No comments:

Post a Comment

Sebutkan nama terlebih dahulu, bila ingin mendapatkan respons...thank you.. Tanpa nama akan langsung saya hapus ya......

Note: Only a member of this blog may post a comment.