Halo semua rekan yang tertarik dengan kesehatan kulit, semoga artikelnya berguna... Ditunggu selalu komentar dan inputnya... Khusus untuk intermezzo, adalah pengalaman unik selama praktek yang menurut saya cukup menarik untuk dishare... Happy reading...

Saturday, June 19, 2010

Obat dokter versus obat bebas/kosmetik


Apa sih bedanya kosmetik yang dijual bebas dengan krim racikan dokter atau klinik kulit??
Kenapa sih krim dokter gak boleh diulang terus-menerus kayak beli kosmetik?
Trus kenapa sih mau beli krim dokter aja mesti pake resep?? Kenapa sih dokter selalu nyuruh pasien perawatan kulit untuk sering kontrol.....?????

Memang hal di atas sering banget ditanyakan oleh pasien yang datang berobat untuk perawatan wajah....

Apa sih bedanya ya??

Beda yang pasti adalah konsentrasi obat...
Ada beberapa bahan dasar pada krim dokter yang sebenarnya juga terdapat di krim kosmetik.... tapi Badan POM hanya mengijinkan kosmetik dengan konsentrasi yang sangat rendah... Hal ini tidaklah mengherankan karena jika kita membeli kosmetik tentunya jumlah pembelian seringkali tidak dibatasi.... dan pasien dapat memiih sesuai keinginan... dipakai tanpa ada yang melakukan pengawasan atau supervisi...
Karena itu konsentrasi yang diperbolehkan adalah konsentrasi rendah yang sangat aman yang diperkirakan tidak akan banyak mennmbulkan reaksi yang tak diinginkan.

Sedangkan krim dokter, mengandung bahan aktif dengan konsentrasi tinggi, diijinkan oleh Badan POM, dipakai di bawah pengawasan yang cukup oleh dokter.... Karena konsentrasi lebih tinggi, tentu saja hasilnya akan lebih maksimal.... dan tentu saja reaksi yang mungkin muncul juga lebih sering.... Makanya kenapa diperlukan pengawasan dokter.

Alasan ini tentunya bisa langsung menjawab semua pertanyaan di atas ya....
Semoga sekarang semua rekan mengerti ya kenapa krim dokter sering gak boleh dibeli berulang-kali....... tapi biasanya saya mengijinkan pasien untuk kontrol jangka panjang sampai 6 bulan sekali kok kalo udah gak bakal banyak perubahan krim perawatan yang dipake.....

Semoga jelas ya.....

10 comments:

  1. oh gitu yah dok....bermanfaat sekali nih penjelasannya....
    ditunggu informasinya yah dokter susie :)

    ReplyDelete
  2. Thanks ya... tunggu aja tulisan selnajutnya ya

    ReplyDelete
  3. Dok, teman saya ada yang kulit wajahnya beda sekali dengan kulit lehernya. Jadi kelihatan banget urat2 wajahnya kalau tanpa make up. Katanya sih akibat penggunaan krim malam dari dokter kulitnya secara terus menerus. Apa benar begitu? Lalu apa chemical peeling bisa menyebabkan efek yang sama?
    Terima kasih.
    salam,
    Kus

    ReplyDelete
  4. Halo Kus.... ada beberapa krim yang dapat menyebabkan neovaskularisasi (meningkatnya jumlah pembuluh darah), yang paling sering adalah golongan kortikosteroid.... Efek ini bersifat permanen... seringkali hanya dapat dihilangkan dengan laser vascular. Efek samping temporer setelah peeling adalah kemerahan pada wajah... namun biasanya akan menghilang....

    ReplyDelete
  5. Dok, mau tanya dong di tangan kanan saya banyak banget luka bekas gigitan nyamuk yg gak hilang2.. masih berbekas hitam sampai skrg. Ada
    obat khusus gk yg bs buat ilangin nya dengan cepat?? tolong di bales ke email ak aja yah dok di sassy_9irlvien@yahoo.co.id
    Thanx..

    ReplyDelete
  6. Halo Vien... maaf saya menjawab pertanyaan langsung di blog ini... agar semua yang lain juga bisa baca dan mendapat pengetahuan... Bekas kehitaman yang lama menghilang, biasanya terjadi pada orang yang kulitnya sensitive. Untuk awalnya dapat dicoba dengan hidrokuinon yang 2%... malam hari saja... jangan kuatir.. aman kok.. coba gunakan 1-2 bulan terlebih dahulu dan dievaluasi... Tapi yang penting harus dijaga agar kulit senantiasa terlindung, sehingga gak terjadi gigitan baru...

    ReplyDelete
  7. halo dok, saya Reni. dok ada ciri-ciri khusus utk mengetahui krim malam yang mengandung steroid..?dari warna atau tekstur? saya baca dari salah satu forum, krim malam yg mengandung kosteroid dpt mmbwt bulu-bulu d wajah tumbuh lebat..... dan utk produk perawatan dr dokter kulit apakah baik jk digunakan dlm jangka png.masalahnya saat ini sy sedang mengobati jerawat pd wajah saya.dan kulit saya cenderung berminyak,saya sgt menghargai bantuan dokter ..trimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak Ada ciri khusus...langsung Tanya Aja ama dokternya... Hehehe... Pake krim dokter jangka panjang ok Aja kok...selama gak Ada kortikosteroid... Oya biasanya pemutih juga saya pakai hanya 3-6 bulan... Efek kortikosteroid banyak..salah satunya berbulu...kulit juga makin tipis

      Delete
  8. halo dok. sy eka 32 thn. mau tanya ada yg mengatakn krim mlm dokter kulit tdk boleh dipakai setiap hr dlm jangka panjang. kl kulit muka sdh putih spt yg diinginkn mk pemakaian hrs tiap 2-3hr sekali. tp mengapa begitu satu mlm sj ga pake lgsg muncul jerawat dan kl di hentikan sama sekali beruntusan tambah byk. gmn solusinya n cr pemakaian yg bnr? oh ya knp sbkm memakai krim mlm muka hrs dikompres es batu dan kl boleh th alasannya knp krim mlm hrs ditaruh di kulkas yg freezer. mksh byk atas jwbnnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya yg saya hentikan adalah pemutih... Tapi klo kandungan pelembab Dan tretinoin bisa diteruskan.... Klo pertanyaan lain hrs ditanyakan ke dokter kamu ya...Soalnya saya hrs tau pasti kandungan krim untuk menjawabnya.... Pemutih seperti hidrokuinon bisa teroksidasi oleh udara jadi mudah hitam

      Delete

Sebutkan nama terlebih dahulu, bila ingin mendapatkan respons...thank you.. Tanpa nama akan langsung saya hapus ya......

Note: Only a member of this blog may post a comment.