Halo semua rekan yang tertarik dengan kesehatan kulit, semoga artikelnya berguna... Ditunggu selalu komentar dan inputnya... Khusus untuk intermezzo, adalah pengalaman unik selama praktek yang menurut saya cukup menarik untuk dishare... Happy reading...

Sunday, September 5, 2010

Para suami, stop menulari istri ya!

Kemarin ada pasien seorang ibu datang berobat... ada keluhan di daerah kelamin luarnya...
Setelah saya periksa, saya menemukan penyakit virus, namanya molluscum contagiosum... Penyakit ini biasa ditemukan pada anak, bisa terjadi di seluruh tubuh...
Namun bisa juga pada dewasa...umumnya di area kelamin... terutama ditularkan dari hubungan seksual, walaupun bisa pula dari kontak lainnya...

Setelah diobati dengan cara dikauter,.. kami sempat berbincang-bincang sejenak...Si ibu bercerita tentang temannya yang hampir ditulari herpes dari suaminya...

Ceritanya si suami di-entertain. sehubungan dengan pekerjaannya. Si suami kemudian menderita herpes kelamin... Si suami berobat dan diambil darahnya untuk memastikan diagnosis penyakitnya... Hasil lab menyatakan positif terkena herpes kelamin.
Suami karena takut ribut dengan istri, saat berhubungan dengan sang istri, tidak memakai kondom... Karena takut istri curiga kenapa tiba-tiba suami pakai kondom..
Istrinya mengetahui secara tak sengaja, karena menemukan hasil lab tersebut...
Singkat cerita terjadilah keributan dalam rumah tangga... suami mengaku berhubungan dengan pekerja seks komersial (PSK)... istri ingin minta cerai... Namun setelah suami meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi, perceraian tidak terjadi...

Istri selalu melindungi diri dengan menggunakan kondom setelah kejadian tersebut... Ini adalah suatu langkah yang bijaksana... suamipun dapat menerima hal ini...
Masalahnya, belakangan ini suami minta berhubungan tanpa kondom....Istri bingung, karena hubungannya sudah pulih.... perlukah dia menolak permintaan suami?

Penyakit herpes tidak bisa dihilangkan dari tubuh kita.... Sekali kita terkena, biasanya virus akan menetap seumur hidup... saat kondisi kurang sehat dan daya tahan lemah, virus bisa aktif lagi dan menimbulkan penyakit lagi... Problemanya adalah 70% penularan terjadi saat fase tidak bergejala.... Hal ini tidak membingungkan.. karena saat tidak ada keluhan, biasanya orang merasa aman utnuk melakukan intercourse...

Yang saya gak habis pikir... suami gak mau pakai kondom.... Wahhh... memang mau menulari istri ya?? Kalo saat diluar gak mau pakai kondom, harusnya di rumah selalu pakai kondom untuk melindungi istri tersayang.... Masih patutkan kata"tersayang" kalo masih "jajan" di luar??? Walahualammmmm.....

Ingat...ingatt... kondom tidak hanya untuk mencegah kehamilan, tapi yang penting juga mencegah penularan oenyakit sesksual ya....

37 comments:

  1. Hallo dok, sy ibu anak 2, umur 36 th, 2 minggu lalu sy ke dr spkk, diagnosa sementara sy mengidap kutil kelamin atau molluscum contagiosum, untuk memastikan sy di rujuk ke RSCM, krn pas waktu yg di janjikan sy sdg menstruasi maka sy blm kembali ke dr spkk, yg ingin sy tanyakan apakah kedua penyakit ini tdk bs di bedakan dng kasat mata? Apakah pemeriksaan lanjutan hanya bisa di lakukan di RSCM? Apakah molluscum contagiosum bisa di sembuhkan?
    Sy selalu setia dng pasangan, begitu pula dng suami soalnya dia sumpah2 tdk pernah melakukan hub dng selain saya,
    Mohon penjelasannya, soalnya sy khawatir menularkan ini ke anak2, terimaksih sebelumnya

    ReplyDelete
  2. Biasanya sih bisa dibedakan...biasanya molluscum permukaanya licin... tapi kalo ukurannya masih kecil-kecil memang rada susah ya...
    Molluscum bisa disembuhkan... dengan electrokauter, cairan cantharidin atau cream imiquimod (gak tersedia di Indonesia) maupun dengan cryotherapy...

    Penularan keduanya melalui kontak dengan kulit yang terinfeksi... mestinya gak akan menular ke anak-anak.. khan mereka tak akan emnyembuh area pribadi anda...

    ReplyDelete
  3. apakah ini virus yang sama dengan herpesnya cacar air??
    bukannya hampir semua orang sudah pernah kena cacar air??
    TQ

    ReplyDelete
  4. Halo Kimi... gak Kim virusnya beda...
    Kalo cacar air/zoster namanya virus varicela zoster...
    Kalo herpes kelamin/bibir namanya virus herpes simplex...
    Sama-sama pakai nama herpes.. soalnya gejala yang terlihat adalah lenting....

    ReplyDelete
  5. Hallo dok, sy sdh kembali ke dr spkk dan sy di vonis kutil kelamin (walau msh berharap dr nya salah)sy di totol podophillene 25% dan di kasih salep bactoderm kalo sdh lepas, tp sampe skrh (sdh 1minggu) blm lepas juga.Brp lama kutil lepas stlh di totol ya dok? Mungkin nggak kutil kelamin ada dr pasangan setia? Soalnya suami mjd 'terdakwa' krn dia ngakunya mmg tdk pernah berhub selain saya.mmg bbrp bulan terakhir di kaki dan tangan suami pada mlenting berair sdh ke dr spkk juga tapi nggak pernah tuntas kumat lagi kumat lagi,apa mungkin tertular dari itu ya dok? Mohon penjelasannya ya dok, terima kasih

    ReplyDelete
  6. Biasa lepas beberapa hari...sanagt baik untuk kutil di area kelamin yang lembab dan basah (selaput lednir)... tapi kurang efektif untuk yang area kulit normal misalnya selangkangan...
    Soal sumber dari mana saya gak bisa jawab... tapi yang pasti bila kutilnya kutil kelamin biasanya penularan melalui hubungan seksual...

    Karena kamu sudah datang berobat ke SpKK, tolong ditanyakan saja langsung pad abeliau... karena beliau yang emmeriksa kamu pasti lebih tahu dan capable untuk menjawab karena melihat langsung kelainannya

    ReplyDelete
  7. mau tanya dok apakah penyakit ini dapat kambuh lagi artinya tumbuh lagi di tempat yang sama atau menyebar ke tempat-tempat yang lainnya?

    ReplyDelete
  8. Kelainan apa maksudnya? herpes?
    Herpes gak bisa hilang dari tubuh...akan ada terus di badan, sembunyi di saraf..bila daya tahan jelek...risiko kambuh sangat besar

    ReplyDelete
  9. maaf dok yang saya maksud penyakit molluscum contagiosum itu apakah bisa kambuh lagi artinya tumbuh lagi di tempat yang sama atau menyebar ke tempat-tempat yang lainnya?

    ReplyDelete
  10. Oh... kalo moluscum jarang kambuh, kecuali pada orang dengan faktoe risiko, misalnya HIV postive

    ReplyDelete
  11. Haloo dok, penularan moluscom ini, bisa lewat alat makan yg di makan bersama nggak sih? Pengobatan yg paling efektif dng cara apa ya? Sy ndengar ada obatnya tp tersedia di singapore, namanya apa ya dok, bisa di beli bebas di sana apa hrs dng resep dokter, thanks ya dok sebelumnya

    ReplyDelete
  12. Halo noname...
    Penularan moluscum melalui kontak kulit... karena virus sangat cepat mati di benda mati... jadi lebih mudah penularan dari sel hidup ke sel hidup lainnya..
    Paling efektif dengan electrokauter + enucleasi ..krn langsung hilang ..
    Klo pake yg lain harus tunggu...
    Maksud kamu imiquimod? Repot...krn dipake 3x/minggu sampe 3 bulan...

    ReplyDelete
  13. Dokter yang baik, apakah handjob menularkan penyakit kelamin? Seminggu kemarin saya di handjob oleh terapis di tempat pijat. Saya sekarang jadi paranoid ni. Sementara saya sedang tunggu tes lab atas inisiatif sendiri. Oia Dok,apakah normal bila di pagi hari lelaki mengeluarkan cairan semacam precum. TErima kasih Dokter. Tuhan memberkati Anda. Amin

    ReplyDelete
  14. Halo...handjob merstinya gak menularkan apa-apa...kecuali klo di tangannya ada penyakit... Tpai biasanya sih aman...lab apa yang diperiksa? Mengenai carian, biasanya sih tidak..tapi gak selalu akibat penyakit kelamin kok... prostatitis juga bisa ditandai dengan keluarnya cairan.

    ReplyDelete
  15. Terima kasih jawabannya Dok.

    Saya tes STD lengkap H+10 tanggal kejadian: tes yang saya ambil, Anti-HSV2, VDRL/TPHA, Anti Clamidya T., dan GO (Mikroskopis).

    Kemarin hasil lab saya sudah keluar. Untuk

    TPHA negatif
    VDRL negatif
    Clamidya T. Negatif. 0.2
    Anti HSV2 IgM Non Reaktif 0.2

    Nah ini yang bikin saya sedih Dok. hasil untuk GO disampaikan bahwa:
    positif gram negatif (sedikit),
    negatif gram positif
    negatif coccus negatif
    positif Coccus positif (jarang)
    GO (mikroskopis) ditemukan diplokokus gram negatif ekstraseluler (sedang).

    Yang menjadi kekhawatiran saya Dok. Apakah saya positif GO. Bila iya, berarti saya tertular karena handjob. Apakah saya juga bisa menulari orang lain dan anak kecil bila saya menyentuh atau bermain bersama mereka. Tambah lagi sekarang feses saya lembek dan kalau saya olah terlihat ada lendirnya.

    Mohon arahannya Dokter. Terima kasih atas bantuannya. Tuhan memberkati.

    ReplyDelete
  16. GO sebenarnya mudah disembuhkan...gak seperti kutil atau herpes yang sering kambuh... kamu ke dokter aja..biasa dikasih antibiotik...
    Setelah itu cek lab ulang hanya untuk GO... klo udh negatif, kamu boleh tenang...
    Penularan secara teoritis bisa terjadi klo ada kuman di tangan kamu..misalnya kamu habis pegang kemaluan...
    GBU too...

    ReplyDelete
  17. Baik, Dok. Saya akan ke SpKK segera

    Oia Dok, apakah saya bisa berbesar hati dengan hasil tes yang saya ambil H+10. Karena hasilnya cukup positif. Kemudian sambil menunggu hasil pengobatan barangkali Dokter bisa kasih tips supaya saya bisa berjaga-jaga. Karena terinspirasi tulisan dokter saya tidak mau "berbagi" dengan orang lain.

    Terima kasih Dokter...
    Tuhan memberkati

    ReplyDelete
  18. GO bisa diobati tuntas kok...
    Yang penting sebelum yakin sembuh...pakai kondom ya...

    ReplyDelete
  19. Dok, saya sudah ke SPKK dan sedang dalam pengobatan. Saya didiagnosa GO dan NGO. Saya diberi 2 macam obat @200x4 dan @500x6.

    Cuman sekarang ini saya ada masalah kaki kiri saya utamanya otot di daerah pantat seperti yang keseleo dan sakit. Saya sekarang kesulitan merunduk.

    Apakah ini efek obat yang saya minum, Dok? Oia Dok, pada saat saya minum obat badan saya memang sedang tidak enak karena kehujanan dua hari :)

    Terima kasih Dokter.
    Tuhan memberkati

    ReplyDelete
  20. To long sebutkan nama anda dahulu ya....

    ReplyDelete
  21. mlm dok, mau nanya dong... kalo test Saya tes STD lengkap H+10 tanggal kejadian: tes yang saya ambil, Anti-HSV2, VDRL/TPHA, Anti Clamidya T., dan GO (Mikroskopis).

    Kemarin hasil lab saya sudah keluar. Untuk

    TPHA negatif
    VDRL negatif
    Clamidya T. Negatif. 0.2
    Anti HSV2 IgM Non Reaktif 0.2

    Nah ini yang bikin saya sedih Dok. hasil untuk GO disampaikan bahwa:
    positif gram negatif (sedikit),
    negatif gram positif
    negatif coccus negatif
    positif Coccus positif (jarang)
    GO (mikroskopis) ditemukan diplokokus gram negatif ekstraseluler (sedang).

    berapa ya harganya? dan mohon bantuannya apakah tes H+10 sudah bisa menyatakan terbebas dari penyakit kelamin?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berapa harganya apa ya? GO intraseluler gimana? Cek ulang utk GO aja

      Delete
    2. Dear dr. Susie...

      Saya mau bertanya ttg vdrl dan tpha. Kalau test vdrl dan tpha itu positif artinya apa ya dok?
      Saya baru menikah sekitar beberapa bulan. Karena sering keputihan, akhirnya suami ikut test lab dengan hasil vdrl, tpha positif.

      Pada saat berobat ke dokter SpKK, kami dianjurkan untuk sama-sama cek lab lagi pada hari yang sama. Hasil saya: HSV2, Hepatitis B & C, HIV, VDRL & TPHA NEGATIF dan hanya HSV1 IgM (kata dokternya masa lampau) POSITIF. Tapi hasil lab suami saya: HSV2 IgG & IgM, VDL & TPHA POSITIF. Sedangkan Hepatitis B & C & HIV: NEGATIF.


      Pertanyaan saya: Pada saat saya test Lab, sudah hampir 2 bulan saya tidak berhubungan badan dengan suami. Apakah perlu saya mengkhawatirkan hasil2 lab saya yang negatif menjadi positif??? dan bagaimana dengan test HIV ??


      Apakah penyebab HSV1 itu?? Kenapa sudah ada pada masa lampau sementara saya baru menikah beberapa bulan?

      Terima kasih dokter

      Delete
    3. TPHA Dan VDRL positif artinya terkena sifilis...
      IgM menunjukkan infeksi baru...yang masa lamapu kalo IgG...
      Masih mungkin hsv2 menjadi positif
      Klo HIV suami negatif ya kamu gak Akan tertular HIV...

      Delete
  22. dok nama saya diki
    hasil VDRL saya positif 1:16 (itu artinya apa dok 1:16??)
    hasil TPHA saya negatif
    itu artinya apa ya dok?
    bagaimana pengobatannya?
    terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cek ke dokter kulit ya... Biasanya klo sifilis TPHA juga positif... Tapi klo TPHA negatif, bisa saja frambusia

      Delete
  23. nama saya andra..saya menderita herpes kelamin setahun yang lalu tapi sampai sekarang kambuh terus dok nga pernah sembuh terutama di lipatan paha saya selalu lecet dan berbau tidak sedap mohon solusinya dok
    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo gak pernah hilang sih mungkin bukan herpes ya... Sudah diobati belom ya? Klo belom diobati, ya pasti lama sembuhnya

      Delete
  24. Dear Dr Susie..
    Nama saya sarah wanita 26 tahun.
    Dok, saya baru menikah 3 bulan yang lalu. Beberapa minggu kemarin muncul benjolan di kelamin suami saya, kami sudah datang ke Dokter SpKK di rumah sakit swasta di daerah salemba. dan suami saya dinyatakan terkena kutil kelamin, bersamaam dg itu sy melakukan pap smear dan diagnosanya rujukan pap smear ulang 3-6bulan lg, tp katanya ga ada virus dok.... owh iya di hasil periksa suami saya dokternya menulis di diagnosa "Verruca Vulgaris". yang saya ingin tanyakan
    1. Bukankah kutil kelamin itu diagnosanya Condiloma Akuminataa ya dok??
    2. Sudah di cauter dan di kasih garamycin + minum vitamin Emboost Force, tp seusai cauter di rumah malah baru keliatan ada kutil kecil lagi... apa artinya kutil tsb itu berkembang biak ya dok?
    3. 1 minggu setelah cauter tsb muncul kutil di perut dan dada suami saya dok, memang bisa merambat ke area non genital itu ya dok??
    4. Jadi kira2 bagaimana solusinya dok, cauter sudah dilakukan, minum vitamin, dan istirahat teratur tp muncul dan muncul lg.

    Terima kasih dok :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Veruka vulgaris itu kutil biasa... Kutil kelamin itu kondiloma acuminatum... Kedua ya disebabkan Hpv, tapi jenis ya beda...
      Saya gak bisa jawab no 3 Dan 4 sebelum pasti diagnosisnya...

      Delete
  25. Selamat Pagi Dok,

    Saya Hardy, Umur 32thn.
    Sekitar bulan Oktober 2012 lalu saya ke dokter spkk, didiagnosa herpes genital.
    Kemarin saya mengalami hal yg mirip dengan kejadian Oktober lalu, namun dokter yg kemarin saya konsultasi mengatakan ini bukan herpes namun iritasi karena sabun mandi yg digunakan.
    Gejala yg saya alami terkadang merasa gatal, tidak perih, tidak timbul lenting (melepuh) spt yg saya baca mengenai gejala herpes.
    1. Sebetulnya penyakit apa yg saya alami?
    2. Jika betul herpes, apakah jika istri saya hamil akan ada risiko tertular herpes & bayi yg dikandungannya jg tertular herpes?
    3. apakah penularan herpes ini hanya terjadi jika sedang kambuh?
    Terima kasih atas jawaban dokter

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya gak bisa komentar tentang penyakit sekarang, krn tidak lihat. Herpes yang terjadi berikutnya biasanya Lebih ringan dibandingkan herpes episode pertama...
      Risiko Penularan besar..juga bisa terjadi saat gak Ada gejala..
      Yang penting tidak terjadi pada hamil muda, trimester 1... Klo istrinya belum terkena Dan sedang hamil, pake kondom Aja ya

      Delete
    2. Selamat Pagi DOk,

      Saya Hardy, ingin menanyakan hasil test lab saya sbb :
      1. IgM ANTI HSV 2
      Hasil : Positip Indeks 2,0
      Nilai RUjukan : Negatip : Indeks <0,90

      2. IgG ANTI HSV 2
      Hasil : Positip Indeks 5,0
      Nilai RUjukan : Equivocal : Indeks 0,90-1,10
      Positip : Indeks >= 1,10
      Negatip : Indeks < 0,90


      3. IgM ANTI HSV 1
      Hasil : Negatip Indeks 0,4
      Nilai RUjukan : Equivocal : Indeks 0,90-1,10
      Positip : Indeks >= 1,10
      Negatip : Indeks < 0,90

      4. IgG ANTI HSV 1
      Hasil : Positip Indeks 3,1
      Nilai RUjukan : Equivocal : Indeks 0,90-1,10
      Positip : Indeks >= 1,10
      Negatip : Indeks < 0,90

      Yang ingin saya tanyakan :
      1. Dari hasil tersebut apa artinya saya terinfeksi herpes?
      2. Tindakan apa yang harus dilakukan untuk saya & istri?
      3. Apakah istri perlu tes untuk IgM ANTI HSV 1&2 atau cukup IgG saja? (kami berencana untuk test IgG saja karena istri blm pernah mengalami gejala Herpes).
      4. Jika menginginkan kehamilan lagi, apakah akan berisiko tertular pada anak?
      Terima aksih atas jawaban dokter.

      Delete
    3. Sending terinfeksi herpes... Anjuran saya ke dokter kulit terdekat krn informasi yg harus dibicarakan cukup banyak

      Delete
  26. Untuk Gina

    Maaf postingan kamu terhapus gak sengaja..
    Anjuran saya, coba cek ulang di lab lain dulu ya supaya lebih pasti Dan gak salah interpretasi..

    ReplyDelete
  27. Selamat Malam, Dok

    Saya Rudy, ingin menanyakan pendapat dokter atas hasil test lab. saya :

    1. IgG ANTI HSV 2
    Hasil : Nonreaktive Indeks 0,70
    Nilai RUjukan : Grayzone : Indeks 0,80 - 1,09
    Reaktive : Indeks >= 1,10
    Non reaktive : Indeks < 0,80

    2. IgM ANTI HSV 2
    Hasil : Non Reaktive Indeks 0,79
    Nilai RUjukan : Grayzone : Indeks 0,80 - 1,09
    Reaktive : Indeks >= 1,10
    Non reaktive : Indeks < 0,80

    3. IgG ANTI HSV 1
    Hasil : Reaktive Indeks 1,67
    Nilai RUjukan : Grayzone : Indeks 0,80 - 1,09
    Reaktive : Indeks >= 1,10
    Non reaktive : Indeks < 0,80

    4. IgM ANTI HSV 1
    Hasil : Non Reaktive Indeks 0,02
    Nilai RUjukan : Grayzone : Indeks 0,80 - 1,09
    Reaktive : Indeks >= 1,10
    Non reaktive : Indeks < 0,80

    Yang ingin saya tanyakan :
    - Dari hasil tersebut apa artinya saya terinfeksi herpes?

    Terima kasih atas jawaban dokter.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Riwayat terinfeksi...sekarang bisa saja sedang tak Ada gejala

      Delete

Sebutkan nama terlebih dahulu, bila ingin mendapatkan respons...thank you.. Tanpa nama akan langsung saya hapus ya......

Note: Only a member of this blog may post a comment.