Halo semua rekan yang tertarik dengan kesehatan kulit, semoga artikelnya berguna... Ditunggu selalu komentar dan inputnya... Khusus untuk intermezzo, adalah pengalaman unik selama praktek yang menurut saya cukup menarik untuk dishare... Happy reading...

Sunday, May 29, 2011

Wah...bapak kok gak kapok-kapok ya....

Hehehe saat ini saya mau cerita tentang pasien saya yang sering berobat... datang berkali-kali untuk keluhan yang sama.... yang dipicu oleh tindakannya sendiri...

Gak bisa dipungkiri kalo gak ada orang yang pengen jadi tua khan... kita berusaha menunda proses penuaan dengan berbagai cara... memakai bermacam krim antiaging, meminum sejumlah besar vitamin-vitamin dan antioksidan.... bahkan sampai penyuntikan hormon-hormon...

Kalo gak berhasil atau kalo cara-cara di atas terlalu menguras kantong...maka banyak pula yang berusaha "mengelabui" pandangan...hahaha...misalnya dengan mengecat rambut yang telah beruban.... Weleh-weleh..jangan-jangan nanti juga akan saya lakukan bila saya makin matang alias tua!

Nah cerita saya ini tentang seorang bapak yang selalu mengecat rambutnya hampir tiap 2 minggu.... karena beliau gak rela kalo ada rambut putih yang menyelip diantara rambut hitamnya.... gak pede katanya...
Masalahnya bapak ini alergi cat rambut!! Jadi setiap kali habis mengecat rambut...kepalanya bengkak..berair.. bernyenyeh gitu..juga terasa pedih dan gatal.... dan datang berobat ke saya...
Awalnya saya cuma mengobati biasa dengan krim dan obat minum...katanya sih langsung sembuh...

Nah lho...sejak itu bapaknya sering datang dengan keluhan yang sama...woalaaaahhh si bapak ini.... Ternyata dia lebih rela menderita daripada melihat bayangan uban di kepalanya...

Cara yang paling bener untuk mengatasi hal seperti ini adalah hindari penyebab...bukannya malah kayak gali lubang..tutup lubang..

Terakhir karena saya memberikan nasihat panjang lebaaaarrr supaya gak ngecat rambut lagi dan mungkin suara aya sudah terdengar rada kesel ... (aduh maaf ya pak..jadi "menggurui")... beliau sudah gak datang berobat lagi...

Semoga aja karena sudah sadar untuk menerima ubannya dan stop cat rambut.... atau malah pindah dokter??.... hahahaha

6 comments:

  1. Hehehe...cerita sederhana tapi menarik untuk direnungi yah, Dok. Terkadang manusia memang seperti itu, termasuk saya. Nantinya pada saat sudah mencapai titik paling nadir, barulah ingat 2 kata: 'insyaf' & 'kapok' :). Thanks yah intermezzonya, Dok. Kalau boleh, ditunggu lagi artikel selanjutnya. GBU.

    ReplyDelete
  2. dok mau tanya sekitar kelamin,,,
    di batang penis saya muncul urat - urat kecil berwarna merah, terus batang penis saya menjadi merah dan seperti lecet tapi tidak sakit...
    kira - kira saya terkena PMS apa ya dok ????
    terima kasih ....

    ReplyDelete
  3. nama saya ian dok,.
    saya ingin share di batang penis saya muncul urat urat berwarna hijau, tidak ada rasa sakit sama sekali dan terasa normal dok.
    kira2 apa yang saya alami dok??
    mohon pencerahanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mestinya sih cuma pembuluh darah balik ya...klo masih ragu ke dokter urolog Aja ha

      Delete

Sebutkan nama terlebih dahulu, bila ingin mendapatkan respons...thank you.. Tanpa nama akan langsung saya hapus ya......

Note: Only a member of this blog may post a comment.